Langsung ke konten utama

4 Tanda Kamu dan Pasangan Mempunyai Hubungan yang Dalam

Siapa saja pasti ingin punya hubungan yang memiliki koneksi terdalam dengan pasangan. Akan tetapi, sulit rasanya mendapatkan hubungan yang seperti itu, apalagi mempertahankannya. Namun, tahu tidak, pasangan yang memiliki hubungan yang dalam biasanya mampu bersikap konyol dan santai pada satu sama lain di kehidupan sehari-hari.

Tanda hubungan yang dalam tidak dilihat dari seberapa banyak momen besar yang kamu miliki dengan pasangan. Momen terkecil pun yang bahkan tidak kamu sadari bisa menjadi tanda-tanda bagaimana kamu dan pasangan terhubung dengan satu sama lain. Berikut ini adalah tanda-tanda yang bisa kamu temukan pada pasangan yang memiliki hubungan yang dalam.

Teringat Satu sama Lain

Ketika kamu dan pasangan memiliki hubungan yang dalam, ketika melihat sesuatu, baik berupa buku, artikel, makanan, kamu akan teringat pada pasangan karena tahu dia akan menyukainya. Ketika pikiranmu dengan pasangan menyatu, begitu juga dengan hati kalian. Berbagi ide dengan pasangan, membaca artikel yang membuatmu teringat dengan pasangan adalah salah satu cara untuk memiliki hubungan yang dalam.

Nyaman dalam Diam

Pasangan yang memiliki hubungan yang dalam, ketika sedang berdua, kalian tidak harus berbicara atau berinteraksi. Kamu sedang membaca buku atau dia sedang mengerjakan tugasnya di komputer, kalian merasa nyaman-nyaman saja tanpa mengobrol. Namun, begitu harus berinteraksi, tidak ada kecanggungan di antara kalian.

Tahu Kapan Harus Berbicara atau Diam

Saat mengobrol dengan pasangan, kamu tahu kapan harus berbicara atau diam dan mendengarkan pasangan. Ketika giliran pasangan bercerita, kamu membiarkannya bercerita sepuasnya, lalu kamu baru bertanya ketika dia sudah selesai. Kamu tidak punya masalah dengan diam saja tanpa berbicara karena kamu hanya ingin mengenalnya lebih dalam melalui kata-katanya, lalu menimpalinya dengan rasa penasaran dan ketertarikan.

Bisa Mengevaluasi Hubungan dengan Objektif

Cara mencapai hubungan yang sukses bukanlah mengubah apa yang ada pada dirimu atau pasangan, melainkan mengembangkan diri kalian menjadi orang yang lebih baik lagi. Pasangan yang mampu melihat masalah dan menyelesaikannya secara objektif adalah salah satu tanda mereka memiliki hubungan yang dalam. Setelah masalah itu selesai, hubungan mereka akan berkembang menuju arah yang lebih baik. Jika pasangan tidak melakukan apa-apa selain mengeluh, menuntut, dan menyalahkan satu sama lain, hubungan mereka tidak akan berkembang sama sekali.

Jika kamu dan pasangan dapat mencocokkan diri dengan empat indikator di atas, artinya kalian sudah mencapai level hubungan yang dalam. Terus pertahankan, ya!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Hal yang Tidak Terlupakan dari Hape Jadul

Perkembangan zaman selalu menuntut pembaruan. Hal-hal yang usang akan ditinggalkan. Ini juga berlaku pada smartphone . Beragam fitur menarik dan canggih selalu disematkan tiap tahunnya, mulai dari resolusi layar dan kamera, desain, fitur anti air, dan lain sebagainya. Harus diakui jika kecanggihan smartphone membuat banyak hal menjadi kian mudah. Pekerjaan, mencari informasi, belajar, sampai memesan transportasi—semuanya bisa dipenuhi melalui perangkat ini. Meski memiliki fitur yang canggih, namun smartphone tidak benar-benar bisa menggantikan handphone monophonic . Ada fitur-fitur yang tidak ditemukan lagi di smartphone , seperti casing yang bisa digonta-ganti, pembuat nada nada dering, dan lain sebagainya. Bagi kamu yang lahir di era ’90-an, tentu kamu tidak akan melupakan hal-hal tersebut. Apa sajakah fitur-fitur itu? Gonta-ganti casing Gonta-ganti casing menjadi ciri khas handphone zaman dulu, terutama Nokia. Ada dua alasan kenapa seseorang mengganti casing...

Leonardo DiCaprio dan Isi Kepalanya Sewaktu Oscar 2016

"Kayaknya AC ruangan ini lebih menusuk ketimbang yang sudah-sudah. Apa karena tahun ini gue datang tanpa harapan dan akibat ketegangan di tahun-tahun sebelumnya? Ah, tapi bakal terdengar sebagai sebuah kebohongan kalo gue bilang gak berharap apa-apa," lamun seorang bintang film bernama Leonardo DiCaprio jelang perhelatan Academy Awards ke-88 yang berlangsung di Dolby Theatre. Acara dimulai. Chris Rock yang ditunjuk sebagai pembawa acara melakukan tugasnya dengan baik, salah satunya dengan menyinggung isu penting tentang keberagaman dan rasisme di Hollywood (baca: Oscar) dengan gaya yang cair. "Kamu beruntung Chris dikenal sebagai seorang komedian. Gue nggak akan bisa bicara selantang itu," tukas DiCaprio dalam hati. "Bakal bahaya banget buat keberlangsungan karir dan citra kalo gue asal nyerocos. Yah namanya juga industri. Gue nggak mau ada Taylor Swift vs Nicki Minaj part 2." Here's the full transcript of Chris Rock’s...

Mengapa Sebaiknya Jangan Mudah Baper dengan yang Berbau Arab?

Saya pikir, makin hari, sikap baper kepada hal yang berbau ke-Arab-Arab-an menyebabkan kedunguan yang kian kronis. Sudah sejak lama, misalnya, kita merasa menemukan sebuah keajaiban dari langit ketika melihat sirip ikan atau batu kali bertuliskan lafadz Allah. Di era sosial media, gambar-gambar tersebut menjadi alat para selebriti dangdut untuk promosi fanpage dengan kepsyen “ like , komen, share dan ucapkan AAMIIN”, untuk mendulang follower . Yang mengherankan, entah mengapa lafadz Allah yang muncul itu selalu dalam huruf Arab yang standar. Enggak pernah tuh ada huruf Arab kufii atau teknik kaligrafi yang lain, atau kenapa sih tulisannya enggak muncul dalam huruf Kanji, Hangeul, Jawa Kuno, atau Hieroglyph . Selain biar lebih setil, dampak utamanya ‘kan bisa bikin para cosplayer , penggemar JAV, sampai kaum abangan lebih beriman. Gara-gara baper berlebih sama hal-hal berbau Arab begitu, Agnez Mo jadi korban laskar pembela surga dengan tuduhan serius: penistaan ag...