Langsung ke konten utama

Sering Merasa Malas Kuliah? Kamu Perlu Baca Tip Berikut Ini

Kuliah, sebuah aktivitas yang sangat menyenangkan di semester awal karena kamu berhasil masuk universitas idamanmu. Namun, mendekati semester-semester akhir, tidak sedikit yang merasa kesal dan jenuh dengan kuliah. Ujung-ujungnya kamu jadi malas untuk berangkat ke kampus.

Alasannya bermacam-macam. Entah karena dosennya “menyeramkan,” atau tugas yang sangat banyak, atau hanya ingin menghabiskan jatah cuti. Akan tetapi, entah apapun alasannya, malas kuliah adalah sebuah “penyakit kambuhan” yang dialami mahasiswa.

Di bawah ini, ada beberapa hal yang bisa kamu jadikan sebagai “mood booster, supaya kamu tidak malas kuliah lagi.

Kamu adalah kebanggaan ayah dan ibumu


Hal pertama yang bisa menjadi penyemangat malas kuliah adalah melihat foto ayah dan ibu. Ini yang saya selalu lakukan. Melihat foto mereka dapat memberikan tambahan tenaga atau membangkitkan mood saya saat sedang malas kuliah.

Lihatlah betapa berjuangnya mereka untuk membiayai kita, mulai dari uang semesteran sampai uang jajan kita, tanpa mengeluh sedikitpun. Sementara kita masih suka mengeluh karena tugas yang berat, dan menjadikannya alasan untuk malas kuliah.

Atau, ingat-ingat kembali betapa bahagianya mereka ketika anaknya diterima di perguruan tinggi terbaik—bagaimana mereka menceritakannya dengan bangga ke tetangga atau saudara-saudaramu.
Jika ayah dan ibumu sudah berkorban seperti itu, apakah kamu masih mau malas-malasan? Ayah dan ibumu tidak meminta balas budi. Melihat anaknya sukses sudah menjadi balasan yang cukup buat mereka.

Lihatlah ke belakang


Sesekali coba kamu lihat ke belakang. Masih banyak remaja seusiamu yang ingin seperti kamu. Namun, karena faktor ekonomi, mereka rela “hidup di jalan” membantu orang tua mereka, sekadar untuk makan sehari-hari. Jadi, tidak ada alasan bagi kamu untuk malas-malasan kuliah, mengingat kamu tidak perlu pusing memikirkan biayanya.

Cari pengaruh positif


Cobalah mencari teman yang baik. Maksud baik di sini adalah orang yang selalu berpikir positif dan mempunyai tujuan hidup. Bagaimana pun, lingkungan sangat memengaruhi kehidupanmu—entah menjadi positif atau negatif

Jadi, jika kamu masih suka malas-malasan, mungkin itu adalah pengaruh dari lingkungan pergaulanmu. Pindah dan carilah lingkungan yang memberikan dampak positif bagi perkembanganmu. Bergabunglah dengan komunitas atau organisasi yang dapat menyalurkan gairahmu sebagai anak muda.

Topi toga menantimu


Topi berbentuk persegi ini bukan sesuatu yang mudah untuk didapatkan, karena perjuangan, pengorbanan, dan dana yang tidak sedikit. Topi ini bukan untuk orang-orang yang malas. Kalau kamu masih malas,  rasanya sangat sulit jika kamu ingin menggunakan topi toga di akhir kuliahmu.

Hilangkan rasa malasmu, karena itu akan menjadi penghambat bagi kamu untuk mengenakannya, yang artinya juga menjadi penghambat kamu untuk melanjutkan karier.

Ubah pola hidupmu


Rasa malas muncul salah satunya karena tubuh yang mudah lelah. Karena itu, mulai dari sekarang, ubah pola hidupmu. Jangan terlalu banyak makan karbohidrat, karena nasi dapat membuat kamu mudah mengantuk. Akibatnya, kamu jadi malas kuliah

Atau, tingkatkan frekuensi olahragamu. Misalnya sehari jalan kaki antara dua hingga 3 km untuk menjaga staminamu. Olahraga itu penting, karena dapat membuat tubuhmu lebih bugar dan membuat kamu merasa fresh di pagi hari, yang akhirnya akan membuat kamu bersemangat untuk kuliah.

Asupan gizi juga harus diubah. Kalau memang lelah, minumlah vitamin atau perbanyak minum air putih sebelum tidur, agar saat bangun pagi tubuhmu menjadi lebih bugar dari sebelumnya.

Kuncinya agar kamu tidak malas kuliah ada pada diri kamu sendiri. Banyak berdoa dan mendengar masukan orang lain juga bisa menjadi kunci agar kamu tidak malas kuliah. Seringlah memotivasi diri kamu sendiri. Misalnya, bayangkan akan jadi apa kamu nanti jika tidak kuliah.

Kamu masih muda, masih banyak cita-cita yang harus dikejar. Kalau kamu malas, bagaimana kamu mengejar cita-cita itu?

Postingan populer dari blog ini

7 Hal yang Tidak Terlupakan dari Hape Jadul

Perkembangan zaman selalu menuntut pembaruan. Hal-hal yang usang akan ditinggalkan. Ini juga berlaku pada smartphone . Beragam fitur menarik dan canggih selalu disematkan tiap tahunnya, mulai dari resolusi layar dan kamera, desain, fitur anti air, dan lain sebagainya. Harus diakui jika kecanggihan smartphone membuat banyak hal menjadi kian mudah. Pekerjaan, mencari informasi, belajar, sampai memesan transportasi—semuanya bisa dipenuhi melalui perangkat ini. Meski memiliki fitur yang canggih, namun smartphone tidak benar-benar bisa menggantikan handphone monophonic . Ada fitur-fitur yang tidak ditemukan lagi di smartphone , seperti casing yang bisa digonta-ganti, pembuat nada nada dering, dan lain sebagainya. Bagi kamu yang lahir di era ’90-an, tentu kamu tidak akan melupakan hal-hal tersebut. Apa sajakah fitur-fitur itu? Gonta-ganti casing Gonta-ganti casing menjadi ciri khas handphone zaman dulu, terutama Nokia. Ada dua alasan kenapa seseorang mengganti casing...

Leonardo DiCaprio dan Isi Kepalanya Sewaktu Oscar 2016

"Kayaknya AC ruangan ini lebih menusuk ketimbang yang sudah-sudah. Apa karena tahun ini gue datang tanpa harapan dan akibat ketegangan di tahun-tahun sebelumnya? Ah, tapi bakal terdengar sebagai sebuah kebohongan kalo gue bilang gak berharap apa-apa," lamun seorang bintang film bernama Leonardo DiCaprio jelang perhelatan Academy Awards ke-88 yang berlangsung di Dolby Theatre. Acara dimulai. Chris Rock yang ditunjuk sebagai pembawa acara melakukan tugasnya dengan baik, salah satunya dengan menyinggung isu penting tentang keberagaman dan rasisme di Hollywood (baca: Oscar) dengan gaya yang cair. "Kamu beruntung Chris dikenal sebagai seorang komedian. Gue nggak akan bisa bicara selantang itu," tukas DiCaprio dalam hati. "Bakal bahaya banget buat keberlangsungan karir dan citra kalo gue asal nyerocos. Yah namanya juga industri. Gue nggak mau ada Taylor Swift vs Nicki Minaj part 2." Here's the full transcript of Chris Rock’s...

Mengapa Sebaiknya Jangan Mudah Baper dengan yang Berbau Arab?

Saya pikir, makin hari, sikap baper kepada hal yang berbau ke-Arab-Arab-an menyebabkan kedunguan yang kian kronis. Sudah sejak lama, misalnya, kita merasa menemukan sebuah keajaiban dari langit ketika melihat sirip ikan atau batu kali bertuliskan lafadz Allah. Di era sosial media, gambar-gambar tersebut menjadi alat para selebriti dangdut untuk promosi fanpage dengan kepsyen “ like , komen, share dan ucapkan AAMIIN”, untuk mendulang follower . Yang mengherankan, entah mengapa lafadz Allah yang muncul itu selalu dalam huruf Arab yang standar. Enggak pernah tuh ada huruf Arab kufii atau teknik kaligrafi yang lain, atau kenapa sih tulisannya enggak muncul dalam huruf Kanji, Hangeul, Jawa Kuno, atau Hieroglyph . Selain biar lebih setil, dampak utamanya ‘kan bisa bikin para cosplayer , penggemar JAV, sampai kaum abangan lebih beriman. Gara-gara baper berlebih sama hal-hal berbau Arab begitu, Agnez Mo jadi korban laskar pembela surga dengan tuduhan serius: penistaan ag...